Ancaran Jadi Desa Bersinar, Wabup Beri Dukungan Total

Kuningan sebagai kabupaten yang sebagian besar penduduknya perantau di kota besar, menjadikan desa-desa di kabupaten ini cukup rawan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Tidak ingin dijadikan sebagai sasaran peredaran daerah narkoba, maka Desa Ancaran Kecamatan Kuninga bekerjasama dengan BNN agar dapat membersihkan lingkungannya dari penyakit masyarakat ini.

Komitmen kuat ingin menjadikan desa bersih dari narkoba, maka pada Kamis (18/3/2021) dicanangkan Desa Ancaran, Desaku Pas Bersinar.

Maksud dari Desa Ku PAS Bersinar ini yaitu singkatan dari desa Kuningan Pintar, Agamis, Sejahtera dan Bersih Narkoba.

Desa Ancaran PAS Bersinar

Desa ini merupakan satuan wilayah setingkat kelurahan/desa yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat pelaksanaan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang dilaksanakan secara massif.

Acara pencanangan atau launching yang diresmikan oleh Wakil Bupati Muhammad Ridho Suganda.

Wabup Edo mengapresiasi BNN dan Desa Ancaran selaku penyelenggara kegiatan ini dengan harapan peningkatan kegiatan secara berkesinambungan dan konsisten fasilitasi P4GN.

Apresiasi paling besar adalah untuk 25 panggiat yang juga telah dikukuhkan. Karena penggiat memiliki fungsi yang vital yaitu penyuluh, konsultan, dan fasilitator dalam mencegah dan memberantas narkoba.

Sementara itu, menurut Kepala BNNK Kuningan AKBP Irfan Nurmansyah SIK  MSi yang membedakan Desa Ancaran dengan desa bersinar yang lain.

Hal ini karena  tidak hanya penunjukan penggiat Anti Narkoba melainkan juga pembekalan dan pelatihan deteksi dini yang meliputi test urine dan pengenalan ciri penyalahguna narkoba.

Tak hanya itu di Desa Ancaran juga diadakan pendirian posko terpadu yang berkantor dan penggiat yang tersturuktur.

Oleh sebab itu desa Ancaran layak menjadi pilot project dan percontohan bagi desa bersinar secara umum di Kabupaten Kuningan.